Sewujud bangunan hadir di setiap kepala, tujuan yang mendenyutkan nyawa kedalam cetak biru. Satu demi satu batu mimpi tersusun rapi, berlandaskan pondasi mantap, terekatkan semen yang kuat. Lalu, bangunan itu dilengkapi dan digenapi, sampai lahirlah utuh ke dunia materi.
Setiap kepala memiliki rancangan bermacam-macam, pilihan bahan yang berbeda-beda. Ada yang bahagia dengan gubuk sederhananya, ada yang baru terpuaskan dengan julangan menara.
Mimpi tak berlengan, tetapi akan selalu ada jika engkau meginginkannya. Ketika datang atau api menelan bangunanmu, batu-batu itu tak akan hancur atau jadi abu. Mereka hanya ,enunggu uluranmu, kekuatan hatimu dan satu lagi rancangan cetak biru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar