Cerita ini mungkin tak semanis dan tak yang diharapakan dan mungkin agak membinggungkan tapi semua akan diperbaiki bila ada senggang waktu..
Mulanya kita berteman baik, bercanda dan tawa selalu bersama. Seorang hawa merasakan kenyamanan bila disampingnya dan adam pun demikian. Perkenalan mrk memangsangat singkat. Yaaa,,bisa dibilang perkenalan yang lebih dekat sekitar 3 bulan sisanya hanya sebatas teman dan saling mengenal saja. Ketika itu adam banyak cerita ke hawa dari yang hawa tidak tahu menjadi tahu, pertemuan yg intensif membut mrk tambah dekat dan rasa kagum,sayang dan suka mulai tubuh pelan - pelan bagaikan kepompong yang ingin menjadi kupu - kupu (yg ingin terlihat indah pd akhirnya). Adam memutuskan hawa lah sosok yang pantas dihatinya, malam itu sang adam memutuskan untuk berkata jujur bahwa ia mulai menyukai,menyayangi hawa. Kejujuran yang adam sampaikan ternyata dibalas positive oleh hawa.
Adam dan hawa yang sangat senang menjalani hari2nya. Dalam rintihan do'a yang dipanjatkan hawa "tuhan,terimakasih engkau masih menyayanggiku hingga kini engkau memberikan seseorang yang sangat ku sayang, semoga semua ini akan berjalan dengan baik dan utuh selamanya" tapi dalam perjalannan banyak sekali cobaan yang menerpa mrk diluar dari dugaan mereka. Hawa seorang wanita yang hanya dapat memberinya dukunggan,semangat dan meyakinkan ia akan selalu menemani adam dalam keadaan apapun.
Setiap harinya makin banyak yang orang2 yang tidak suka dengan hubunggan kami, banyak sekali pesan,surat kaleng dan berbagai ancaman yang menginginkan adam dan hawa dipisahkan. Tetapi mereka tidak peduli adam dan hawa bersih keras mempertahankan hubunggan mereka. Suatu hari adam merintih kesakitan dan menahan rasa sakit yang diteritanya, hawa menemani disampingnya, menjaganya dalam setiap detik karena hawa yakin adam tidak akan meninggalkan hawa sendiri dan menyakiti hatinya.
Cubiran,hinaan dan fitnah makin menjadi dan menyerang adam, sang hawa bertanya "apakah kau kuat menjalani semua ini,,apakah kamu akan melepaskanku dan meninggalkanku", sambil memegang tanggannya dengan mata yang bersinar adam menjawab "aku kan kuat bila kamu selalu bersamaku dan aku takka melepaskanmu dan meninggalkan mu sendiri karena kusayang hawa".Rasa sakit baik fisik dan batin mulai mereda.
Dengan jawabain ini hawa merasa tenang disetiap malam hawa selalu memanjatkan do'a untuk adam,do'aku "tuhan,aku sayang kpd adam lindung ia,sehatkan ia,jauhkan dari marabahaya. kuatkan hati kami menerima cobaan mu ini, berikan jalan terbaik utk kami yang tidak menyakiti hati siapapun,amin!!". Kejadian yang tidak diinginkan dan diluar nalar sang hawa tiba-tiba terjadi, hawa mendapatkan pesan dari seorang sehabat yang menyatakan adam berniat melepaskan dan meninggalkan hawa karena sang adam tidak ingin terusmenerus membawa hawa kedalam permasalahannya dan kehidupannya. Hawa terkejut dan tidak percaya dengan pesan tersebut, hawa mencari adam kemanapun berlari mengitari pemukiman warga dengan meneteskan air mata disetiap langkah kakinya.
Hawa menemukan adam yang sedang duduk dibawah pohon yang rindang, tatapan adam ke hawa dengan buturan keristak kecil dimatanya yang ingin sekali mengatakan "ku sangat menyayanggimu dan tidak ingin melepaskanmu, tapi ini lah yang lebih baik".
Dengan tatapan sang adam yang jelas meyakinkan semua ini harus dihentikan, hawa menangis dan hanya bisa menerima keputusanya dengan ikhlas,wlwpun sakit tapi hawa harus menerima keputusan ini.
Semua yang mereka jalani sampai akhir ini, diawali dangan rasa sayang dan berakhir dengan rasa sayang. Kehidupan yang mereka impikan layaknya kepompong yang akan berubah menjadi kupu - kupu yang cantik tetapi semua itu hilang kepu - kupu itu sekaranng menjadi kepompong yang tidak mendapatkan sinarnya dan bertumbuh dengan cantik.
_Eka Triana Hadi_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar